PPA Komitmen Membangun UMK Spesial Demi Pemberdayaan Masyarakat

wirelessimpacts.org – PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), yang merupakan bagian dari Holding BUMN Danareksa, terus memperkuat komitmennya untuk mendukung pemberdayaan masyarakat Indonesia melalui Program Peduli UMK Spesial. Inisiatif ini bertujuan untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.

Direktur Utama PPA, M Teguh Wirahadikusumah, mengungkapkan bahwa Program UMK Spesial merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya di bidang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. “Program ini sejalan dengan pilar pembangunan ekonomi kami, yang fokus pada pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan perekonomian lokal melalui UMK,” ujar Teguh di Jakarta, Sabtu lalu.

Baca juga: “Akademisi Dorong Gelar Perkara Khusus Akselerasi Kasus Ijazah Jokowi”

Komitmen PPA dalam Memberdayakan UMK Berbasis Sosial dan Lingkungan

Sebagai satu-satunya BUMN yang berperan sebagai restructuring house, PPA telah berperan aktif dalam memberdayakan UMK yang memiliki latar belakang unik dan berpotensi untuk direvitalisasi. PPA memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi dan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), mereka secara konsisten mendukung pelaku UMK dari berbagai kalangan. “Kami berkomitmen untuk memberikan kebermanfaatan yang luas, sesuai amanah dari pemegang saham dan bertanggung jawab kepada pemangku kepentingan,” tambah Teguh.

Program Peduli UMK Spesial: Fokus pada Kesejahteraan Sosial

Program Peduli UMK Spesial telah memberikan perhatian pada berbagai kelompok masyarakat yang membutuhkan pemberdayaan. Sebagai contoh, program ini memberikan bantuan kepada pekerja ex-narapidana, penyintas narkoba, pemberdaya disabilitas, serta pegiat lingkungan yang berfokus pada pengolahan sampah plastik. PPA juga memberikan dukungan kepada komunitas ibu-ibu kepala keluarga untuk memperkuat ekonomi keluarga mereka.

Program TJSL ini bertujuan untuk memperkuat tiga bidang utama: pendidikan, pemberdayaan UMK, dan pelestarian lingkungan. Dengan fokus pada ketiga aspek ini, PPA berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Pencapaian dan Prioritas Program PPA di Tahun 2025

Teguh menjelaskan, pada tahun 2025, PPA telah menetapkan tiga prioritas utama untuk Program TJSL mereka. Dalam bidang pendidikan, PPA telah melaksanakan beberapa program, di antaranya adalah Program Dukungan Pendidikan dan Kesehatan untuk 60 penerima manfaat dari keluarga tenaga alihdaya di lingkungan PPA. Program Kolaborasi Beasiswa juga telah membantu 50 karyawan di Holding BUMN Danareksa dengan memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan mereka.

Selain itu, PPA juga berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui bantuan perbaikan empat sekolah dasar di lingkungan Holding BUMN Danareksa, serta menjalankan Program Inkubasi Pendidikan Musik “Bintang Muda Lokananta” yang memberikan kesempatan kepada 12 penerima manfaat untuk mengikuti workshop, mentorship, dan bahkan merilis musik dalam bentuk album.

Di bidang lingkungan, PPA telah berkontribusi dalam upaya pelestarian alam dengan menanam 2.000 bibit pohon endemik dan produktif. Mereka juga membangun dua rumah sampah di kawasan industri Holding BUMN Danareksa untuk mengurangi sampah plastik dan melibatkan karyawan dalam kegiatan daur ulang untuk menghasilkan produk bernilai lebih.

Program Pemberdayaan UMK: Rp1 Miliar untuk 30 UMK Binaan

Pada bidang pemberdayaan UMK, PPA telah menyalurkan dana sebesar Rp1 miliar untuk membina 30 UMK yang berpotensi berkembang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMK, agar mereka bisa berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian lokal dan nasional. PPA percaya bahwa pemberdayaan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas SDM, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Penghargaan untuk Keberhasilan Program UMK Spesial

Pencapaian PPA dalam pemberdayaan UMK tidak hanya terlihat dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari pengakuan yang diterima oleh perusahaan. Pada tahun 2025, PPA berhasil meraih dua penghargaan di bidang pemberdayaan UMK. Pertama, Aruna Creative meraih Juara III dalam ajang Indonesia Corporate Communication & Sustainability Summit (ICCS Summit) untuk subkategori Local Heroes, kategori Sustainability. Kedua, PPA meraih Juara III pada subkategori Small Medium Enterprises (SME) Development dalam kategori Sustainability, untuk program Peduli UMK Spesial.

Teguh menambahkan, “Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, PPA akan terus hadir dengan program TJSL yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM dan pemberdayaan ekonomi.”

Komitmen PPA dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Program UMK Spesial yang digagas oleh PPA tidak hanya bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan fokus pada pemberdayaan UMK, pendidikan, dan pelestarian lingkungan, PPA terus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Ke depannya, PPA berharap dapat terus menjadi instrumen strategis bagi pemerintah dalam melakukan restrukturisasi dan revitalisasi UMK yang memiliki potensi besar untuk berkembang.

Melalui program-program yang telah dilaksanakan dan penghargaan yang diterima, PPA menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan adalah komponen penting dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata. Dengan langkah ini, PPA mempertegas komitmennya untuk selalu mendukung Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Baca juga: “Danantara Wacanakan Divisi Pengelolaan Aset Baru Senilai Rp125 T”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *