Miss Israel Terima Ancaman Usai Insiden di Miss Universe

Miss Israel Terima Ancaman Usai Insiden di Miss Universe

wirelessimpacts – Miss Israel Melanie Shiraz mengaku menerima gelombang ancaman setelah beredar video yang menuduhnya menatap sinis Miss Palestina, Nadeen Ayoub, di Miss Universe 2025. Ia menyatakan bahwa ancaman itu muncul beberapa jam setelah rekaman tersebut viral.

Shiraz menjelaskan bahwa video yang tersebar tampak telah dipotong dan digabung sehingga menunjukkan seolah-olah ia memandangi Ayoub secara langsung. Ia menilai sudut kamera berbeda membuat posisinya terlihat dekat dengan wakil Palestina tersebut. Ia mengaku terkejut ketika kolom komentarnya dibanjiri unggahan bernada kebencian dan distorsi video.

Shiraz menyampaikan bahwa ia menyadari posisinya sebagai perwakilan Israel berpotensi menimbulkan sorotan publik. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu tidak seharusnya memicu ancaman kekerasan. Ia menggambarkan isi pesan yang diterimanya sebagai bentuk pelecehan serius dan mengganggu, termasuk ujaran kebencian berbasis identitasnya.

Shiraz berharap dapat berdialog dengan Ayoub untuk menunjukkan bahwa kedua delegasi dapat tampil sebagai simbol perdamaian. Ia bahkan ingin berfoto bersama demi menyampaikan pesan positif pada publik.

Sebelum mengikuti kontes kecantikan, Shiraz menempuh pendidikan di University of California, Berkeley, meraih gelar MBA, dan bekerja di sektor teknologi Israel. Ia kemudian mendirikan perusahaan rintisan yang mendorongnya aktif dalam advokasi komunitas Yahudi dan isu-isu terkait Israel.

Menurutnya, panggung budaya seperti Miss Universe memberi kesempatan untuk menghadirkan perspektif manusiawi tentang Israel yang sering dipahami melalui sudut pandang politik. Kontroversi semakin berkembang setelah Ayoub mengunggah foto-foto acara yang menampilkan Shiraz di beberapa potret tersebut.

Baca Juga : “Tombol Like dan Komentar Facebook Akan Segera Dinonaktifkan”

Miss Israel Shiraz Minta Miss Palestina Hapus Foto yang Memicu Kontroversi

Miss Israel Melanie Shiraz menyatakan bahwa beberapa foto yang diunggah Miss Palestina Nadeen Ayoub memperlihatkan dirinya seolah menatap wakil Palestina tersebut. Shiraz mengaku telah meminta agar semua foto yang memicu kesalahpahaman itu dihapus, namun hanya satu atau dua yang ditindaklanjuti.

Ia menjelaskan bahwa selama kompetisi, beberapa juru kamera tampak fokus pada Ayoub, sementara ia berada di belakang. Shiraz menilai ada komunikasi tertentu antara Ayoub dan juru kamera, yang membuat perspektif foto tampak seolah ia menatap langsung. Meski menghadapi pelecehan online dan ancaman, Shiraz menegaskan tetap teguh pada posisinya. Ia mengatakan, menjadi seorang Yahudi dan wakil Israel di era kini sangat menantang, karena apapun yang dilakukan kerap menuai kebencian.

Shiraz Tegaskan Komitmen di Final Miss Universe 2025

Shiraz menekankan bahwa pengalaman ini memotivasinya untuk tetap fokus pada peran sebagai perwakilan Israel. Ia menyebutkan kompetisi Miss Universe ke-74 di Thailand diikuti 121 kontestan, dengan final dijadwalkan pada Jumat, 21 November 2025.

Ia menambahkan, tujuan utamanya adalah mengadvokasi Israel dan membawa pesan positif melalui kegiatan profesionalnya setelah kompetisi. Shiraz selalu berusaha menampilkan sisi terbaik dirinya setiap hari, meskipun merasa usaha itu terkadang tidak cukup untuk diterima semua pihak. Ia menegaskan, tantangan dan kritik tidak akan menghentikannya dari memperlihatkan performa dan karakter terbaik.

Hingga saat ini, Miss Palestina belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi yang melibatkan kedua delegasi tersebut. Shiraz tetap berharap dapat membangun dialog damai di masa depan untuk menunjukkan kemungkinan perdamaian melalui interaksi budaya internasional.

Baca Juga : “Puasa Intermiten Terbukti Tak Ganggu Fungsi Kognitif”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *